Belajar Dari Philosophy Juice Lemon

foto:healthable

Saat kita d isuguhkan segelas air lemon,  tentunya kita sama-sama tahu bagaimana rasanya. Pastinya sangat asam, sepat dan sedikit pahit cukup membuat dahi ini mengernyit. Tapi, jika ditambahkan sejumput gula tentu akan berbeda rasanya. Air lemon yang tadinya terasa asam dan pahit akan berubah rasanya menjadi lebih manis dan segar, apalagi jika ditambahkan sedikit es maka akan memperlengkap rasa air lemon tersebut menjadi lebih sempurna. Tentunya menjadi sebuah pilihan yang sangat tepat untuk melepaskan dahaga.

Sama halnya dengan hidup, ada masa seseorang dihadapkan pada masa yang sulit, pahitnya menyamai rasa lemon bahkan melebihi. Disaat kita telah berusaha semaksimal mungkin tapi tidak memberi perubahan yang berarti menangis dan mengeluh rasanya tidak juga memperbaiki keadaan justru sebaliknya.

Disaat ketidakpastian dan keputusasaan melanda cobalah ubah mindset atau sudut pandang kita. Lihatlah masalah itu dari sisi lain dengan cara yang berbeda kita akan tahu sisi menarik dan hikmah yang terkandung dari masalah tersebut. Bisa jadi sesuatu tidak baik menurut kita adalah yang terbaik menurut sang pencipta. Terimalah semua dengan ikhlas dan lapang dada.

Lihatlah masalah itu dari sisi positifnya, dengan memberikan perbaikan semampunya kalaupun tidak memberi perubahan yang berarti setidaknya bisa sedikit meringankan keadaan. Bisa saja dari permasalahan tersebut kita bisa belajar banyak hal, baik dari segi pengalaman maupun dalam pendewasaan. Dengan seringnya permasalahan yang muncul dalam hidup kita bisa membentuk pribadi yang lebih tangguh. Karena dengan masalah kita lebih sabar, lebih kuat, lebih bijak dan menjadikan kita sosok yang matang dan dewasa.

Berpikir positif merupakan salah satu cara yang paling tepat menyikapi segala bentuk permasalahan.Tidak hanya membuat jiwa lebih tenang tapi juga bagus untuk kesehatan. Disamping usaha, sabar dan doa pikiran positif mempunyai peran yang besar dalam kehidupan. Dengan berpola pandang positif akan membentuk mindset untuk menjadi lebih baik, seperti janji tuhan dalam firmannya “Aku seperti prasangka hambaku” Jika kita berpikir dan berpola pandang positif maka keberkahan akan selalu menyertai kita.

 

CANTIK, Bagaimana Yang dikatakan Cantik Sesungguhnya

foto: Ishak Mtiara

 

“Berkisah tentang seorang gadis yang setiap hari minggu mengikuti misa di gereja sambil mengamati para jama’ah yang berdatangan memasuki ruang gereja untuk mengikuti misa bersama. Gadis remaja tersebut memperhatikan satu persatu orang-orang yang masuk menduduki bangku mereka yang sudah disediakan berdasarkan kelas masing-masing. Si gadis tersebut merasa kagum mengamati para wanita dan gadis-gadis yang terlihat cantik dan anggun memasuki gereja dengan rasa percaya diri menempati kursi panjang yang disediakan. Ada rasa kagum menyelimuti gadis tersebut terlihat dari tatapannya yang berbinar saat menatap para wanita dan gadis cantik yang sedang memasuki aula gereja tersebut. Dalam hatinya berpikir, suatu saat nanti dia ingin cantik seperti mereka. Berarti dia harus punya uang yang banyak agar bisa membeli baju yang bagus dan mahal, perhiasan cantik serta naik kendaraan yang mewah. Tentunya harus bekerja keras untuk meraih semua itu. Selang beberapa tahun kemudian si gadis tersebut sudah beranjak dewasa dan bekerja dengan gaji yang besar, mampu memenuhi segala kebutuhannya termasuk membeli baju-baju mahal seperti yang pernah di impikan pada masa kecil dulu. Setelah si gadis dewasa tampil dengan penampilan berkelas dengan baju-baju mewah yang pernah di impikan dulu, anehnya si gadis tersebut masih merasa tidak cantik tetap si gadis yang dulu seorang “black swan” si gadis yang miskin, rendah diri, dan buruk rupa.”

                                                         Sumber: Chicken soup for the soul

Paradigma diatas menjelaskan akan arti cantik yang sebenarnya, Cantik bukanlah semata karena memiliki wajah rupawan, memakai baju yang bagus, kendaraan yang mewah atau mempunyai uang yang banyak seperti yang dipikirkan gadis tersebut. Justru cantik itu sesuatu yang terpancar dari dalam seseorang baik dari cara bersikap, berjalan, bertutur, cara menatap lawan bicaranya, berpakaian dan cara seseorang membawa diri. Sebenarnya itulah yang membuat menarik dari orang-orang yang pernah dikagumnyai dulu sehingga mereka terlihat cantik.

Dua hal yang perlu diketahui tentang cantik. Yang pertama cantik itu bisa bawaan lahir. seseorang berasal dari gen cantik dengan sendirinya dia akan terlahir cantik Sedangkan yang kedua cantik karena karakter atau kepribadian. Seseorang bisa terlihat cantik karena karakter

Cantik karena karakter tidak akan pernah ada jika tidak diawali dari diri sendiri. Seberapa besar apapun usaha kita untuk tampil cantik semua akan sia-sia jika tidak ada rasa percaya diri dari dalam diri kita. Saat kita merasa cantik dan percaya diri dengan sendirinya aura cantik itu akan terpancar. Semua akan tercermin dari cara kita bersikap, berbicara,  bertatap mata, berjalan dan membawa diri.

Berbicara cantik rasanya tidak akan pernah habisnya, bahkan definisi dari cantik itu sendiri sulit untuk di deskripsikan secara mutlak karena bersifat relatif. Cantik itu tergantung dari perspektif orang yang melihat tidak bisa dipukul sama ratakan. Misalkan cantik orang papua berbeda dengan cantik orang Sunda. Jika orang sunda dikatakan cantik karena punya kulit putih bersih rambut yang lurus, apakah orang papua dikatakan tidak cantik karena mempunyai kulit umumnya gelap dan berambut keriting. Sama halnya dengan orang Aceh, orang kalimantan, Jawa dan daerah-daerah lain di Indonesia yang mempunyai wajah khas suatu daerah.

Persepsi cantik di dunia juga berbeda-beda. Cantik orang Asia tenggara (Indonesia, Thailand,  Phiilipina, vietnam ) berbeda dengan cantiknya orang Asia Timur (Jepang, Korea, Cina, Taiwan) sama halnya cantik orang Timur tengah, Eropa, Afrika berbeda-beda. Setiap negara punya kecantikan khas masing-masing. Cantik orang Eropa tidak bisa dipaksakan seperti cantiknya orang Afrika, demikian juga cantik orang Tibet tidak bisa kita samakan dengan cantiknya orang Arab.

Lalu bagaimanakah yang dikatakan cantik itu? sering kita melihat seseorang mempunyai wajah yang dikatakan cantik tapi begitu mengenalnya ternyata membosankan atau tidak nyambung. Justru sebaliknya orang yang punya wajah biasa saja semakin mengenalnya semakin menarik semua dikarenakan pribadi dan wawasan yang dimiliki orang tersebut sehingga terkesan menarik. Bagaimana cara supaya seorang wanita itu terlihat cantik atau menarik. Ada beberapa konsep yang harus dipahami untuk mewujudkan hal tersebut.

Cantik itu tentunya harus sehat

Sehat itu merupakan foundasi utama untuk cantik. Seseorang yang sehat akan terpancar dari aura wajahnya, terutama phisiknya seperti kulit, mata, rambut, gigi, dan kuku. Sebaliknya orang yang tidak sehat akan terlihat dari wajahnya yang pucat, rambut, gigi dan kuku yang rapuh. Jika phisik seseorang sehat maka dengan sendirinya aura cantik itu akan muncul

 Cantik itu seseorang yang cerdas

Ada orang yang biasa saja, setelah mengenalnya kita baru menyadari kalau seseorang itu menarik. Semua terbaca saat kita sudah mulai berkomunikasi dengannya dari tutur bahasanya kita bisa mengenalnya kalau dia seorang yang cerdas. Seseorang yang cerdas terlihat dari caranya berkomunikasi, bicaranya lebih tertata dan teratur, bahasa tubuh, hubungan sosial. Semua akan membuat seseorang terlihat lebih menarik.

Cantik itu Damai

Cantik itu akan terpancar dari pribadi yang damai. Saat hati seseorang merasa tenang (damai) otomatis cantik itu akan terpancar dari sikap yang lebih tenang, dengan sendirinya cantik itu akan terpancar.

  Cantik itu Sesuai Porsinya

Cantik itu harus punya konsep yang ideal. Hal yang paling utama adalah bagaimana cara terlihat cantik oleh orang lain, tetapi kita tetap merasa nyaman. Nyaman untuk kita sesuai dengan porsinya kita tidak bisa dipaksakan seperti keinginan orang lain dan tetaplah pada konsep yang kita yakini dimana kita merasa nyaman dan sesuai dengan kapasitas diri kita.

Cantik dengan menjadi diri sendiri

Cantik menurut versi kita tidak harus mengikuti cantik menurut orang lain. Jika kita menyukai A tidak perlu orang lain bilang B selama itu nyaman dan cantik menurut kita. Jadilah diri sendiri tidak harus menjadi orang lain karena setiap orang itu punya ciri khas dan daya tarik masing-masing. Untuk cantik kita tidak harus menjadi orang lain, selama menurut kita cantik dan nyaman mengapa harus terseret dengan fashion orang lain

Cantik itu sikap hidup dan performer (Syukur)

Seseorang bisa terlihat cantik karena karakter yang dimiliki seperti sifat care,  inner beauty dan rasa syukur. Orang yang selalu bersyukur terpancar dari wajahnya yang tenang dan bersahaja dengan sendirinya akan terlihat aura cantik itu.

Dari keenam konsep cantik tersebut, cantik bisa kita simpulkan menjadi 3 hal utama pertama; cerdas (brain), yang kedua beauty (cantik phisik) dan yang ketiga Behavior (sikap/prilaku). Jika seseorang telah memiliki ketiga hal tersebut maka dengan sendirinya predikat cantik akan melekat pada diri seseorang.