Ada ungkapan sering kita dengar “Orangnya cakep, smart dan humble”. Siapapun pasti ingin memiliki karakter seperti itu.Tapi terkadang kita bingung dengan ketiga karakter tersebut, bagaimana yang dikatakan cantik, smart dan humble. Ketiga karakter tersebut punya definisi yang berbeda tentunya. Cantik ada hubungannya dengan pisik, smart berkaitan dengan intelegensi tapi tentang humble sesuatu yang jarang dibahas bahkan makna dari humble itu sendiri masih belum sepenuhnya orang-orang memahami.
Humble lebih menjurus kepada sikap atau kepribadian seseorang. Humble sering dikenal dengan istilah rendah hati. Rendah hati berbeda dengan rendah diri, rendah diri merupakan sikap minder atau ketidakmampuan menerima keberadaan diri. Sedangkan humble atau rendah hati merupakan sifat yang mau melayani dan memandang orang lain sebagai ciptaan tuhan yang memiliki keunikan dan keistimewaan masing-masing dan senantiasa membuat orang lain merasa penting. Ciri ini hampir jarang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari hanya orang-orang yang punya hati yang besar mampu bersikap humble. Sifat mau membantu, melayani sepenuh hati. Sikap humble ciri sebagai berikut:
- Berbicara sedikit tentang diri sendiri
Memuji diri sendiri atau menceritakan hal tentang diri sendiri merupakan kebiasaan yang disenangi setiap pribadi, hanya satu dua orang yang mungkin jarang menceritakan dirinya kepada orang lain. Menceritakan tentang diri sendiri dalam porsi normal mungkin masih bisa ditolerir. Tapi, jika berlebihan siapapun akan merasa bosan kalaupun mendengar mungkin akan terasa garing. Tapi bagi yang lebih berani akan memotongnya atau menarik diri dari pembicaraan tersebut. Ada baiknya berbicara tentang diri sendiri hanya seperlunya saja.
- Berusaha mengurus urusan pribadi sendiri
Sebaiknya hindari ketergantungan kepada orang lain selagi hal itu bisa diselesaikan sendiri, kecuali jika ada kawan atau orang dekat yang menawarkan jasanya untuk membantu mungkin bisa meminta bantuannya itupun jika mendesak sekali.
- Hindari Rasa Ingin Tahu yang Berlebihan (Kepo)
Rasa ingin tahu yang berlebihan (kepo) sebaiknya dihindari apalagi tentang urusan pribadi orang lain. Jika yang bersangkutan tidak mau menceritakan masalahnya sebaiknya tidak perlu memaksakan diri untuk cari tahu. Biarkan yang bersangkutan bercerita pada orang yang menrutnya nyaman dan bisa dipercaya.
- Tidak ikut campur tentang urusan orang lain
Ikut campur atau masuk ke dalam ranah urusan pribadi orang lain sebaiknya dihindari. Jika pihak bersangkutan merasa keberatan atau tidak mau melibatkan pihak lain dalam urusannya sebaiknya tidak perlu ikut campur. Beri ruang atau waktu kepada seseorang untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Jika orang tersebut belum menemukan jalan keluar dari masalahnya baru kita menawarkan bantuan, itupun kita lakukan dengan cara yang tidak menyinggung perasaannya.
5. Tidak memusatkan Perhatian Pada Kesalahan Orang Lain
Siapapun bisa berbuat salah “ No body perfect” pastinya sepakat dengan istilah itu, memperingatkan atau menasehati merupakan langkah yang tepat. Tapi tidak memfokuskan pada kesalahan yang dilakukan orang tersebut. Berikan kesempatan kepada pihak yang berbuat salah untuk memperbaikinya kembali, karena menjudge seseorang dengan berfokus pada kesalahan yang pernah dilakukan seseorang bukanlah sikap yang bijak
6. Terimalah Pertentangan dengan Kegembiraan
Setiap kesulitan yang dihadapi, jadikanlah sebuah tantangan. Hadapi semua dengan kegembiraan atau suka cita. Jika kita menyambut tantangan dengan sukacita maka semua akan terasa ringan dan ketenangan jiwa akan selalu menyertai kita. Tetaplah berprinsip pada “No Pain no Gain”
- Tidak berusaha untuk dikagumi dan dicintai.
Berhentilah bermimpi menjadi sosok yang dikagumi dan dicintai, hiduplah dalam kesederhanaan dan menjadi diri sendiri. Jika kita melakukan sesuatu yang terbaik, maka orang-orang akan mencintai dan mengagumi dengan sendirinya.
Demikianlah beberapa sikap yang perlu diperhatikan untuk mewujudkan karakter HUMBLE. Memang terkesan tidak begitu sulit, tapi hanya orang-orang yang lapang dada dan berjiwa besar yang mampu melakukannya.
