Karena Namaku adalah MELATI

Aku tidak seanggun bunga teratai yang tumbuh elegan di kolam yang tenang tapi akarnya kuat mampu mencengkeram bumi

Aku tidak semewah bunga mawar yang selalu dikagumi setiap orang meskipun sering disakiti dengan tangkainya yang berduri

Aku tidak segagah bunga matahari yang tinggi dan mampu menantang matahari setiap hari.

Aku tidak semeriah bunga tulip yang punya sejuta warna yang mampu menghipnotis setiap mata memandang.

Aku tidak manja seperti bunga anggrek yang perlu perlu dirawat setiap hari agar bisa tumbuh

Aku tidak keras dan sekejam kaktus yang mampu menusuk setiap yang menyentuhnya

Aku tidak pernah memilih waktu kapan harus kembang dan menebar wangi seperti bunga bunga sedap malam.

Aku hanya tumbuhan kecil yang sederhana, mungkin akarku hanya beberapa senti batangku tidak sebesar tumbuhan lainnya aku memiliki daun kecil dan menyirip bahkan kuncupku bisa dihitung sebelah jari.

Aku tumbuh diantara ilalang dan belukar berduri, kadang harus bertahan melawan hujan, badai yang datang tak mengenal penghuni. Aku merasa begitu cantik saat embun menitik di kuncupku yang bening, terlihat sangat manis saat bergoyang bersama angin diantara ilalang dan rumput liar. Aku sangat bahagia karena memiliki warna yang putih, bersih dan murni. Setiap hariku hanya menebar wangi yang segar dan sederhana, meskipun dunia sering mengabaikannya. Aku tidak pernah iri dengan yang namanya mawar, anggrek, teratai, tulip dan sebagainya karena “ namaku adalah MELATI”

HOW To be Humble, 7 Sikap menandakan kalau kamu seorang yang Humble.

Ada ungkapan sering kita dengar “Orangnya cakep, smart dan humble”. Siapapun pasti ingin memiliki karakter seperti itu.Tapi terkadang kita bingung dengan ketiga karakter tersebut, bagaimana yang dikatakan cantik, smart dan humble. Ketiga karakter tersebut punya definisi yang berbeda tentunya. Cantik ada hubungannya dengan pisik, smart berkaitan dengan intelegensi tapi tentang humble sesuatu yang jarang dibahas bahkan makna dari humble itu sendiri masih belum sepenuhnya orang-orang memahami.

Humble lebih menjurus kepada sikap atau kepribadian seseorang. Humble sering dikenal dengan istilah rendah hati. Rendah hati berbeda dengan rendah diri, rendah diri merupakan sikap minder atau ketidakmampuan menerima keberadaan diri. Sedangkan humble atau rendah hati merupakan sifat yang mau melayani dan memandang orang lain sebagai ciptaan tuhan yang memiliki keunikan dan keistimewaan masing-masing dan senantiasa membuat orang lain merasa penting. Ciri ini hampir jarang dijumpai dalam kehidupan sehari-hari hanya orang-orang yang punya hati yang besar mampu bersikap humble. Sifat mau membantu, melayani sepenuh hati. Sikap humble  ciri sebagai berikut:

  1. Berbicara sedikit tentang diri sendiri

Memuji diri sendiri atau menceritakan hal tentang diri sendiri merupakan kebiasaan yang disenangi setiap pribadi, hanya satu dua orang yang mungkin jarang menceritakan dirinya kepada orang lain. Menceritakan tentang diri sendiri dalam porsi normal mungkin masih bisa ditolerir. Tapi, jika berlebihan siapapun akan merasa bosan kalaupun mendengar mungkin akan terasa garing. Tapi bagi yang lebih berani akan memotongnya atau menarik diri dari pembicaraan tersebut. Ada baiknya berbicara tentang diri sendiri hanya seperlunya saja.

  1. Berusaha mengurus urusan pribadi sendiri

Sebaiknya hindari ketergantungan kepada orang lain selagi hal itu bisa diselesaikan sendiri, kecuali jika ada kawan atau orang dekat yang menawarkan jasanya untuk membantu mungkin bisa meminta bantuannya itupun jika mendesak sekali.

  1. Hindari Rasa Ingin Tahu yang Berlebihan (Kepo)

Rasa ingin tahu yang berlebihan (kepo) sebaiknya dihindari apalagi tentang urusan pribadi orang lain. Jika yang bersangkutan tidak mau menceritakan masalahnya sebaiknya tidak perlu memaksakan diri untuk cari tahu. Biarkan yang bersangkutan bercerita pada orang yang menrutnya nyaman dan bisa dipercaya.

  1. Tidak ikut campur tentang urusan orang lain

Ikut campur atau masuk ke dalam ranah urusan pribadi orang lain sebaiknya dihindari. Jika pihak bersangkutan merasa keberatan atau tidak mau melibatkan pihak lain dalam urusannya sebaiknya tidak perlu ikut campur. Beri ruang atau waktu kepada seseorang untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Jika orang tersebut belum menemukan jalan keluar dari masalahnya baru kita menawarkan bantuan, itupun kita lakukan dengan cara yang tidak menyinggung perasaannya.

5. Tidak memusatkan Perhatian Pada Kesalahan Orang Lain

Siapapun bisa berbuat salah “ No body perfect” pastinya sepakat dengan istilah itu, memperingatkan atau menasehati merupakan langkah yang tepat. Tapi tidak memfokuskan pada kesalahan yang dilakukan orang tersebut. Berikan kesempatan kepada pihak yang berbuat salah untuk memperbaikinya kembali, karena menjudge seseorang dengan berfokus pada kesalahan yang pernah dilakukan seseorang bukanlah sikap yang bijak

6. Terimalah Pertentangan dengan Kegembiraan

Setiap kesulitan yang dihadapi, jadikanlah sebuah tantangan. Hadapi semua dengan kegembiraan atau suka cita. Jika kita menyambut tantangan dengan sukacita maka semua akan terasa ringan dan ketenangan jiwa akan selalu menyertai kita. Tetaplah berprinsip pada “No Pain no Gain”

  1. Tidak berusaha untuk dikagumi dan dicintai.

Berhentilah bermimpi menjadi sosok yang dikagumi dan dicintai, hiduplah dalam kesederhanaan dan menjadi diri sendiri. Jika kita melakukan sesuatu yang terbaik, maka orang-orang akan mencintai dan mengagumi dengan sendirinya.

Demikianlah beberapa sikap yang perlu diperhatikan untuk mewujudkan karakter HUMBLE. Memang terkesan tidak begitu sulit, tapi hanya orang-orang yang lapang dada dan berjiwa besar yang mampu melakukannya.

 

 

Cerdas tidak harus pintar matematika, mengenal 7 kecedasan anak.

 

Seorang guru menguji kemampuan anak didiknya dengan cara diberikan tes soal matematika. Mulanya para murid diuji dengan soal yang sangat gampang, hampir semua siswa mampu menyelesaikannya dengan mudah. Hanya empat orang siswa yang tidak mampu menyelesaikannya. Selanjutnya diberikan soal yang agak sulit setengah dari siswa mampu menyelesaikannya, siswa yang mampu menyelesaikan soal kedua dilanjutkan dengan soal yang lebih sukar. Hanya 4 siswa yang mampu menyelesaikan dengan benar, Sementara yang lainnya dikategorikan lambat atau dikatakan tidak cerdas hanya karena tidak bisa matematika.”

Fenomena diatas sering kita jumpai di sekolah-sekolah, dimana guru dianggap gagal sebagai pendidik hanya karena siswanya tidak bisa matematika. Orang-orang cenderung beranggapan anak yang cerdas itu adalah anak yang pintar matematika. Sedangkan anak yang kemampuannya kurang dibidang tersebut dianggap lemah dianggap tidak cerdas.

Pada prinsipnya, semua anak itu cerdas. Tidak hanya dilihat dari segi kemampuan sains dan matematika saja. Sains dan matematika bukanlah sebuah tolak ukur untuk menilai kecerdasan seorang anak. Setiap anak mempunyai kemampuan yang berbeda, ada yang cenderung ke sains, seni, matematika, sosial, olah raga dan leadership. Perlu kita ketahui, anak mempunyai keterbatasan dalam hal penguasaan tidak mungkin kita paksakan untuk menguasai semua bidang, karena setiap individu itu mempunyai kemampuan masing-masing. Tidak semua anak bisa dipaksakan untuk bisa matematika dan sains karena kecerdasan anak itu beragam. Adapun kecerdasan anak itu bisa dikelompokkan beberapa macam:

  1. Verbal Linguistik

Merupakan kemampuan menguraikan pikiran, presentasi, dan mengolah bahasa. Umumnya, mereka mampu mengungkapkan pendapat atau pikiran melalui verbal/bahasa. Mampu menggunakan bahasa secara efektif serta tertata dengan baik. Anak yang mempunyai kecerdasan linguistik ditandai dengan kemampuan berbahasa yang bagus, suka tampil sebagai pembicara di depan orang banyak. Umumnya mereka gemar menulis dan berdiskusi.

 

  1. Logical Matematika

Merupakan kemampuan secara logis, mampu memberikan penjelasan, memahami konsep matematika, dan mengamati pola dan hubungan suatu sebab dan akibat. Anak yang mempunyai kecerdasan ini ditandai dengan kemampuan menjelaskan sesuatu secara logika, menyelesaikan permasalahan dengan logis, serta mampu mampu menyusun strategi dan informasi dengan jeli.

  1. Visual Spatial

Kemampuan berpikir 3 dimensi, dimana kecerdasan ini meliputi kecerdasan terhadap warna, garis, bentuk, ruang, dan hubungan. Kemampuan ini lebih cenderung menyampaikan ide lewat gambar dua atau 3 dimensi.

  1. Body Kinestic

Merupakan kemampuan menggunakan gerak tubuh dalam hal menyampaikan ide. Sering menggunakan tangan untuk menciptakan atau mengubah suatu bentuk. Kecerdasan ini ditandai dengan kemampuan menggerakkan anggota tubuh, keseimbangan tubuh kelenturan, dan kesehatan. Umumnya mereka lebih cenderung sebagai pekerja seni teater, penari, dan atlit

  1. Musical

Kemampuan yang ditandai dengan kepekaan terhadap bunyi, nada, dan melodi. Umumnya mereka mampu menikmati, mengamati, dan membedakan berbagai macam musik dan nada. Memiliki kepekaan yang sangat bagus terhadap beragam suara, irama, dan nada-nada yang di dengar. Ciri umum dari mereka adalah gemar menyanyi, bermain musik, dan mampu mengarang lagu.

  1. Intra Personal

Merupakan kemampuan dalam hal pengendalian diri, memahami orang lain dan mampu bernegosiasi. Anak ini ditandai dengan kemampuan mereka dalam hal berkomunikasi dan bergaul. Umumnya mereka lebih mudah membawa diri dan bersosialisasi.

  1. Naturalis

Kemampuan memahami lingkungan, dimana mereka mampu menyatu dengan alam dan beradaptasi terhadap lingkungan. Umumnya mereka di tandai dengan sikap mencintai lingkungan dan suka hal-hal yang berbau adventur.

Demikianlah jenis kecerdasan anak yang perlu kita ketahui untuk lebih memahami karakter mereka. Terutama pada guru dan kaum ibu agar tidak langsung menjudge seorang anak bodoh hanya karena nilai sains dan matematika mereka rendah. Karena setiap anak itu istimewa, mereka punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadikanlah kelebihannya sebagai potensi bagi mereka untuk lebih unggul tidak terpaku pada kekurangan dan ketidakmampuan mereka.

 

Tenang!!! masih banyak orang baik disekitar kita

Hanya sebagai renungan saja. Saya pernah membaca lembaran surat kabar SERAMBI dimana seorang mahasiswa pertukaran pelajar bercerita tentang pengalamannya di Turki dimana orang di sana berpendapat kalau ACeh adalah ” negeri yang jujur jika tinggal hp atau barang lainnya sore kita kembali masih ada” di simpan orang yang menemukannya. Saya jadi teringat dengan pengalaman saya.8
Dulu waktu kuliah masih berstatus mahasiswa, saya pernah kehilangan dompet di pasar aceh. Saya pikir ya sudahlah uang juga gak ada untuk kartu penting bisa saya urus kembali. Selang beberapa hari seorang teman di asrama k bertanya” cik ada hilang dompet ya?” Kok tahu kakak tanya saya ” ada disiarkan di RRI kawan kakak yang kasih tahu ” . Akhirnya saya pergi ke Blang padang untuk ambil dompetnya. Sang penyiar berkata” dek, uangnya sudah gak ada karena saya pikir ada kartu penting makanya saya kembalikan. ” trima kasih kak, gak apa-apa jawab saya. Dalam hati saya bergumam “emang gak ada uangnya akhir bulan…..😊
Kejadian hal yang sama terulang lagi tapi kali ini berbeda cerita saat pulang dari pasar aceh bersama saya kehilangan handphone di angkot (labi-labi) ketika turun saya baru menyadarinya. Lalu saya bilang ke kawan saya ” dek nong hp kakak hilang” mungkin jatuh di labi2 tadi katanya. “Ya sudahlah udah habis masa pakai mungkin” jawab saya. Begitu nyampe ke asrama kak fira kawan satu kamar bertanya ” uci hilang hp ya, tadi ada yang telpon ke nomor kakak katanya hp jatuh di labi2 tadi. Akhirnya saya bergegas ke rumah si penelpon di sektim.
Hari ini kejadian yang sama terulang lagi, saya kejatuhan tas diperjalanan saat berangkat kerja. Sudah mau sampai ke tempat kerja seorang ibu teriak2 memanggil saya ” dek ada jatu barang ya” saya baru menyadarinya ternyata tas saya jatuh entah dimana. Lalu saya balik lagi ke tempat yang ibu maksudkan tadi.
Alhamdulillah semua masih lengkap hp, isi dompet beserta dokumen penting lainnya. Si penemu tas saya bilang” rencana mau saya telpon dek” ya bu trimakasih sekali jawab saya.
Masih banyak pengalaman dan hal2 yang menyentuh lainnya yang saya alami. Saya ceritakan sama teman saya kak lalu si kakak itu berkata” kita bersyukur cik karena tinggal di aceh masih banyak orang baik dan jujur kita jumpai. Atau bisa jadi kita menolong seseorang tapi Allah mengirimkan orang lain untuk menolong kita” bijak juga si kakak ini batin saya he he he😆😄